NTT Jadi Lokasi Perayaan HMN ke-59, Ayodhia Sampaikan Terima Kasih

Ayodhia berharap peringatan HMN ke-59 ini akan membawa semangat baru bagi masyarakat NTT dalam mengelola potensi maritim yang ada.
Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake saat menyampaikan sambutan saat perayaan puncak Hari Maritim Nasional (HMN) ke-59 tahun 2023 yang diselenggarakan di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) VII Kupang pada Kamis (12/10/2023)/ Dok. Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake saat menyampaikan sambutan saat perayaan puncak Hari Maritim Nasional (HMN) ke-59 tahun 2023 yang diselenggarakan di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) VII Kupang pada Kamis (12/10/2023)/ Dok. Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Perayaan puncak Hari Maritim Nasional (HMN) ke-59 tahun 2023 diselenggarakan di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) VII Kupang, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (12/10/2023).


Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terpilihnya NTT sebagai lokasi penyelenggaraan puncak HMN ke-59 tahun 2023.

Menurut dia, perayaan acara ini juga bertujuan untuk mendorong pemanfaatan sumber daya maritim secara optimal dan berkelanjutan yang harus disertai dengan komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Ayodhia berharap peringatan HMN ke-59 ini akan membawa semangat baru bagi masyarakat NTT dalam mengelola potensi maritim yang ada. Itu terutama dalam mendukung pembangunan negara kepulauan berwawasan nusantara menuju Indonesia emas 2045.

"Saya tetap yakin kita bisa melangkah ke depan dengan terus memperkuat sinergi, kolaborasi dan mengedepankan inovasi dalam kerja-kerja kita. Demi NTT dan Indonesia yang Maju dan Sejahtera,” pungkas Ayodhia.

Diketahui, pada perayaan puncak HMN ke-59 juga dilaksanakan launching 'Buku Produk Domestik Bruto (PDB) Maritim 2017 – 2021' oleh Kemenko Marves yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Kemudian, penyerahan penghargaan kepada keluarga laksamana perempuan pertama di Indonesia, Laksamana Keumalahayati.

Lalu, penyerahaan hadiah bagi empat nelayan yang berpartisipasi dalam lomba kapal hias dan UMKM berbagai produk tenun ikat dan produk.