Penjabat Gubernur NTT Beri Penghormatan Terakhir kepada Jenazah Uskup Agung Ende

Dia meninggal dunia pada usia 72 tahun.
Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake saat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota yang tiba di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang pada Selasa (21/11/2023) pagi, pukul 06.00 Wita/Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake saat memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota yang tiba di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang pada Selasa (21/11/2023) pagi, pukul 06.00 Wita/Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Penjabat Gubernur NTT Ayodhia G.L. Kalake hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota yang tiba di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang pada Selasa (21/11/2023) pagi, pukul 06.00 Wita.


Setelah pelaksanaan penghormatan oleh Penjabat Gubernur NTT dan jajaran, jenazah langsung dibawa ke Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui untuk disemayamkan.

Di sana juga dilaksanakan misa Requem pada pukul 07.00 Wita yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang.

Setelah misa selesai, jenazah akan kembali dibawa ke Ruang VIP Bandara El Tari Kupang dan selanjutnya akan diberangkatkan ke Ende pada pukul 10.00 Wita.

Untuk diketahui, Almarhum Uskup Agung Ende, Mgr. Vincentius Sensi Potokota meninggal dunia di Rumah Sakit St. Carolus Jakarta pada Minggu (19/11/2023). 

Jenazahnya kemudian tiba di VIP Pemda Bandara El Tari Kupang pada hari Selasa, 21 November 2023 pada pukul 06.00 Wita.

Almarhum Uskup Vincentius sendiri lahir di Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende pada 11 Juli 1951. 

Dia meninggal dunia pada usia 72 tahun. Almarhum kemudian ditahbiskan menjadi Imam pada 11 Mei 1980. 

Karya imamatnya terus berkembang. Dia terpilih menjadi Uskup di Keuskupan Maumere, bersamaan dengan pendirian Keuskupan Maumere yang mekar dari Keuskupan Agung Ende. Almarhum Mgr. Vincentius kemudian terpilih menjadi Uskup Agung Ende pada 14 April 2007.